Sistem Skor Bulu Tangkis: Dari Setting Lama ke Poin Instan, Mana yang Lebih Menegangkan?

Sejarah olahraga bulu tangkis mencatat dua periode utama dalam perhitungan poin: era setting lama (sistem pindah bola) dan era Rally Point (poin instan). Perubahan dari sistem 15 poin dengan pindah bola ke Sistem Skor Bulu Tangkis 21 poin Rally Point pada tahun 2006 adalah keputusan yang diambil oleh Badminton World Federation (BWF) untuk meningkatkan daya tarik dan efisiensi siaran televisi. Memahami evolusi Sistem Skor Bulu Tangkis ini membuka pandangan tentang bagaimana aturan permainan dapat secara dramatis mengubah ritme, durasi, dan tingkat ketegangan emosional dalam setiap pertandingan.

Sistem skor lama (sebelum 2006) didasarkan pada 15 poin (untuk ganda putra dan tunggal putra) atau 11 poin (untuk ganda putri dan tunggal putri), dengan poin hanya didapatkan oleh pihak yang melakukan servis. Keunggulan dari sistem lama adalah fase setting atau perpanjangan poin saat skor mencapai 13 sama atau 14 sama, yang sering menciptakan ketegangan yang panjang dan mendalam. Pada kondisi ini, pemain harus mengumumkan apakah mereka memilih untuk “menset” skor tambahan. Jika skor mencapai 14 sama, pemain bisa memilih setting 3 poin. Fase ini menghasilkan rally yang sangat panjang dan penuh kehati-hatian, dengan Dramatisasi Skor yang berlangsung lambat.

Sebaliknya, Sistem Skor Bulu Tangkis Rally Point (21 poin, Best of Three Games) yang kini berlaku menghasilkan poin di setiap rally. Tujuan utama dari Rally Point adalah memprediksi durasi pertandingan dengan lebih akurat. Durasi pertandingan yang tadinya tidak terduga, kini menjadi lebih terstandardisasi, sehingga lebih mudah disiarkan. Secara umum, sistem baru ini lebih menantang secara fisik karena pemain harus mengeluarkan tenaga maksimal di setiap rally. Hasilnya, pertandingan menjadi lebih cepat dan eksplosif. Menurut studi dari Institut Olahraga Nasional pada September 2025, rata-rata pertandingan Best of Three dengan Rally Point selesai dalam waktu 45–60 menit, jauh lebih singkat dibandingkan sistem lama.

Meskipun sistem Rally Point unggul dalam kecepatan dan konsistensi, para penggemar bulu tangkis sering memperdebatkan mana yang lebih menegangkan. Sistem lama menawarkan ketegangan yang lambat dan membangun, puncaknya saat setting berlangsung. Sistem Rally Point menawarkan ketegangan instan dan konstan karena Peran Krusial Poin di setiap pukulan. Namun, momen paling menegangkan dalam sistem baru tetaplah saat skor mencapai 20-20, yang memicu deuce hingga 30 poin, di mana salah satu pemain harus unggul dua poin untuk menang, menciptakan luapan emosi yang cepat dan dramatis.

Tulisan ini dipublikasikan di Bulu Tangkis, Olahraga. Tandai permalink.